Komitmen Bersama Melawan Korupsi untuk Indonesia Maju
Sunday, 08 December 2024 - 18:23:59
Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024, Biro Organisasi Provinsi Kalimantan Utara turut mengambil peran strategis untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi di tingkat daerah. Dengan mengusung tema global "Uniting with Youth Against Corruption: Shaping Tomorrow’s Integrity" dan tema nasional "Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju," Biro Organisasi berfokus pada integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
Peran Strategis Biro Organisasi
Sebagai leading sector dalam implementasi Budaya Kerja BerAKHLAK, Biro Organisasi memastikan bahwa prinsip antikorupsi menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kerja ASN di Kalimantan Utara. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui penguatan sistem pemantauan dan evaluasi kinerja berbasis teknologi, termasuk memanfaatkan aplikasi siP dampinK KU. Sistem ini memungkinkan pemantauan kinerja secara transparan dan akuntabel, sehingga mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.
Kolaborasi dan Partisipasi Aktif
Dalam momentum Hakordia 2024 yang akan diselenggarakan pada 9-10 Desember 2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Biro Organisasi juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk berpartisipasi aktif. Program ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan generasi muda untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan bersih dari korupsi.
Mewujudkan Indonesia Emas 2045
Biro Organisasi memandang Hakordia 2024 sebagai momen penting untuk mendukung tiga agenda besar nasional, yaitu:
1. Pergantian kepemimpinan nasional yang bebas dari korupsi.
2. Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai simbol tata kelola pemerintahan modern.
3. Langkah menuju Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi muda yang berintegritas.
Melalui keterlibatan aktif dalam Hakordia 2024, Biro Organisasi berkomitmen untuk terus memperkuat budaya kerja yang antikorupsi, sehingga ASN Kalimantan Utara dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, kompetitif, dan berdaya saing.

